Langsung ke konten utama

Postingan

Pos Lebih Baru

Rekonsiliasi '65: Dimulai dari Diri Sendiri

Pertemuan itu terjadi pada Jumat sore, pekan pertama bulan Februari yang lalu. Pertemuan yang mulanya kami jadwalkan untuk membahas bisnis. Namun, karena masing-masing dari kami saling kenal melalui dunia seni rupa, khususnya street art, maka pembicaraan pun melebar ke “bisnis” lama kami itu. Apalagi, belakangan kami juga tahu, bahwa masing-masing dari kami sama-sama mendalami dunia literasi. Sangat munafik, jika kami tak menyempatkan berdialog dari hati ke hati menyoal kebudayaan yang kami geluti. 
Pertama kali saya bertemu Momo, begitu beliau biasa disapa, pada akhir tahun lalu di acara pameran bertajuk Street Dealin. Perhelatan tahunan yang diadakan Garduhouse, wadah terbesar komunitas graffiti di Indonesia, itu diadakan di dua titik lokasi – salah satunya The Third Eye Studio, tempat saya dan Mas Momo bertemu. Sebelumnya, saya mengenalnya lewat aktivitasnya di dunia street art dengan kelompok FABFamily-nya, yang berbasis di Bandung. Saya memperkenalkan diri sebagai penulis yang ber…

Postingan Terbaru

Pemutaran Film Pendek Laut Bercerita: Lagi-lagi Romansa Sejarah dan Manajemen Ketakutan

Blokir, Sensor dan Tindakan Represif

Tugu untuk Anak-Cucu

Fiersa Besari dan Ingkar Janji yang Menyenangkan

Street Dealin XI: Dari Jalanan ke Galeri