Belajar Sekaligus Mengajar Dengan Menjadi Dosen Ilmu Hukum

Sumber: cekaja.com
Harta yang dibagikan ke sejumlah orang tentu akan berkurang. Berbeda dengan ilmu pengetahuan. Semakin dibagikan, tidak akan berkurang dan habis, justru semakin bertambah banyak.

Kalau kamu setuju dengan filosofi di atas, mungkin kamu juga berminat untuk melirik profesi dosen ilmu hukum rsebagai salah satu pekerjaan jurusan ilmu hukum yang menarik untuk dijalani. Dosen bukan sekedar profesi. Menjadi dosen berarti menjadikan hidupmu sebagai proses belajar yang tak pernah terhenti.

Sebagai dosen tentunya kamu harus memiliki pengetahuan yang lebih baik dibandingkan mahasiswamu. Oleh karena itu, setidaknya kamu harus menyelesaikan kuliah S-2 mu terlebih dahulu. Ini kalau kamu mau mengajar untuk mahasiswa S-1. Kalau kamu mengajar untuk jenjang yang lebih tinggi, tentunya persyaratan akademis yang harus kamu penuhi juga semakin tinggi.

Berikut gambaran beberapa tugas dan tanggung jawab sebagai dosen ilmu hukum yang wajib kamu ketahui : 
  • Menyiapkan dan memberikan materi mengenai studi ilmu hukum : hukum pidana, hukum perdata, hukum kontrak, dan sebagainya. 
  • Menyiapkan bahan-bahan pendukung pengajaran seperti silabus, pekerjaan rumah, dan panduan.
  • Memberikan murid pekerjaan kelas, pekerjaan rumah, dan tugas makalah, serta menilainya.
  • Membuat dan menyimpan catatan absen, nilai, dan administrasi mahasiswa.
  • Mengawasi proses dan hasil praktikum yang dikerjakan.
  • Berkomunikasi secara efektif dengan  mahasiswa dan staf di institusinya.
  • Memberikan saran, kritik konstruktif, dan masukan kepada mahasiswa tentang materi pelajaran, akademik, ataupun karir.
  • Melakukan eksperimen dan berbagai macam proyek bersama mahasiswa untuk memperjelas teori ajar di kelas.
  • Mengadakan seminar dan kuliah terbuka.
  • Rutin membaca dan mengikuti isu-isu terbaru di bidang hukum.
  • Berpartisipasi dalam kegiatan kampus.
  • Berkolaborasi dengan kolega dalam berbagai yang terkait dengan pengajaran dan riset.
  • Menyediakan jasa konsultasi untuk lembaga di luar institusi, apabila diminta.

Untuk dapat menjalankan tugas dan tanggung jawab tersebut dengan baik, tentunya kamu harus memiliki pengetahuan tentang sistem pendidikan dan pelatihan, tentang bagaimana mendesain kurikulum, pelatihan, pengajaran, serta metode penyampaian instruksinya.

Selain itu, ada beberapa keterampilan dan kemampuan yang wajib kamu miliki agar bisa menjadi dosen yang baik adalah sebagai berikut:
  • Selalu mau belajar – agar mampu memahami implikasi dari informasi baru sebagai  dasar pengambilan keputusan dan penyelesaian masalah.
  • Pendengar yang baik – selalu memberikan perhatian penuh pada apa yang disampaikan orang lain, menyisihkan waktu untuk memahami, mengajukan pertanyaan sewajarnya, dan tidak menyela pada waktu yang tidak tepat.
  • Mampu berpikir secara kritis – menggunakan logika dan penalaran untuk mengindentifikasi kekuatan dan kelemahan dari sebuah solusi, kesimpulan, ataupun pendekatan atas permasalahan yang ada.
  • Instruktur yang baik – memiliki kemampuan untuk mengajarkan hal yang baru, serta memilih dan menggunakan metode yang tepat dalam proses belajar mengajar.
  • Memiliki kemampuan komunikasi yang baik – mampu berkomunikasi, baik lisan maupun tulisan, dengan bahasa yang efektif dan mudah dimengerti.
  • Memiliki penalaran induktif - mampu menggabungkan potongan-potongan informasi untuk membentuk peraturan dan kesimpulan umum, termasuk menemukan hubungan di antara kejadian-kejadian yang terlihat tidak terhubung.
  • Memiliki kemampuan dalam menyusun informasi - mampu mengatur berbagai hal maupun tindakan dalam urutan atau pola tertentu sesuai dengan aturan yang ditetapkan. Contoh: pola angka, huruf, kata, gambar, hitungan matematika, dan sebagainya.


Selain memberikan pengajaran, dosen yang baik juga akan membantu mahasiswa dalam memilih karir dan masa depan mereka selanjutnya. 

Cek https://www.cekaja.com/info/pekerjaan-jurusan-ilmu-hukum/ agar kamu bisa memberikan beberapa alternatif karir yang cocok untuk mereka. 

Komentar